Library Rockstars: Raja Dongeng dari Ilmu Perpustakaan

Assalamualaykum Wr. Wb.

Kali ini kita akan membahas seseorang yang dahulu dikenal sebagai “Muka Datar” namun kini saya mengenalnya sebagai Raja Dongeng, Spesialisasi Bencana Alam, dan Seseorang yang mengenalkan saya dengan dunia seni theater sewaktu Petang Kreatif FIB UI 2007.

Pertemuan pertama dengan Alumnus JIP UI yang satu ini memang terjadi saat masih menjadi Maba (Mahasiswa Baru). Ketika itu para Maba sedang berjuang meraih gelar “Jurusan paling bergengsi Se-FIB UI” pada acara Petang Kreatif FIB 2007. Dimana Maba dari masing-masing jurusan di FIB UI akan menampilkan suatu pertunjukkan, dan berlatih sampai malam demi memperoleh juara. Tutor kami tidak lain tidak bukan adalah sesosok tinggi cungkring dengan ekspresi muka datar ketika diam dan berubah ekspresif ketika bercerita, kami mengenalnya dengan sapaan Aio.

Di sini saya tidak akan membahas mengenai acara PK FIB UI beberapa tahun lalu itu karena takut membuka luka lama pemeran-pemeran tokoh Gay (yang sedang ngetren saat itu dengan sebutan MAHO – Mahasiswa Homo/ Manusia Homosex) dan tokoh unik lainnya dalam pertunjukkan berjudul JAM3AN tersebut. Saya sendiri berperan sebagai maling yang bertugas dalam lakon “lawakan” bersama kawanan maling kampung. Singkat cerita, pertunjukan yang bertemakan Broadway ini berjalan lancar. Artikel ini akan membahas mengenai Aio sang mentor dan sepak terjangnya dalam dunia nyata.

Aio

Lelaki yang hobi membaca, traveling, dan mendongeng ini bernama lengkap Mochamad Ariyo Faridh Zidni. Ariyo atau Aio, sapaan akrabnya, lahir di Jakarta, 18 Juni 1980. Aio telah memiliki seorang anak bernama Arkashadan Mahesakha Aryanta Zidni dari pernikahannya dengan Febri Sastiviani Putri Cantika. Keseharian Lulusan s1 Ilmu Perpustakaan UI ini bekerja sebagai Pustakawan Freelance, tetap berprofesi sebagai pustakawan walaupun sudah terkenal dalam bidang dongeng.

Saya mengkategorikan Aio sebagai My Library Rockstar karena kontribusinya kepada masyarakat melalui kegiatan mendongeng. Ternyata kegiatan mendongeng yang kini jarang dilakukan orang tua kepada anaknya ini sangat bermanfaat. Salah satunya dapat merangsang minat baca pada anak. Bahkan mendongeng sudah dapat dilakukan sejak anak masih dalam kandungan. Hal ini sudah dirasakan manfaatnya oleh Aio sendiri. Di Perpustakaan kegiatan mendongeng dapat diimplementasikan untuk layanan anak. Tujuannya selain untuk menarik minat anak-anak berkunjung perpustakaan tentu untuk meningkatkan minat baca pada anak.

Dengan kegiatan mendongeng kita akan lebih mudah memperkenalkan anak-anak dengan perpustakaan. Sehingga image perpustakaan yang membosankan bisa kita gerus dari mindset anak-anak. Kita ketahui bersama bahwa salah satu fungsi perpustakaan adalah sebagai sarana rekreasi. Melalui kegiatan mendongeng, perpustakaan mencoba menjalankan fungsi rekreasionalnya.

Manfaat lainnya, mendongeng dapat dijadikan sebagai kegiatan pemulihan pasca bencana bagi anak-anak. Anak-anak korban bencana pastilah mengalami ganguan psikologis atau mengalami trauma akibat musibah yang dihadapinya. Oleh sebab itu, Aio sering mendatangi dan mendongeng untuk anak-anak korban bencana alam, antara lain Tsunami Aceh, Gempa Bantul, Gunung meletus Merapi, Gempa Cilacap. Kegemarannya inilah yang mengantarkannya meraih gelar Spesialis Bencana Alam.

Penasaran mengenal lebih jauh seorang Aio, saya coba mewawancarainya. Terutama berkaitan dengan masa kuliahnya dulu, karena saya percaya sedikit banyak masa-masa kuliah membentuk diri seseorang menjadi seperti sekarang. Berikut wawancaranya:

T: Dahulu bisa masuk Jurusan Ilmu Perpustakaan bagaimana ceritanya?
J: Pilihan sendiri dengan sadar, setelah diminta kakak untuk membaca semua program studi yang kira-kira cocok dengan passing grade, mungkin masuk, gampang cari kerja dan menantang

T:. Apa Suka duka kuliah dan jadi alumni di JIP UI?
J: Suka dukanya kuliah banyak sekali… cuma yang sangat berkesan adalah bisa mengembangkan diri karena prodi ini masih belum banyak yang kenal tapi banyak yang membutuhkan… di kampus dulu bisa memulai merubah gaya anak JIP latihan dan main di petang kreatif sampe bisa menang… trus bikin UIBookFest buat jadi kebanggaan anak JIP dan bisa jadi acara tahunan… setelah itu jadi Alumni bisa jadi kompor berdirinya ILUNI JIP UI… dan sekarang jadi di Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan Indonesia dan jadi dosen tamu (di UI, Psikologi Brawijaya Malang, Petra Surabaya)… JIP itu menantang…

T: Ada kenangan khusus waktu kuliah?
J: Kenangannya adalah PK, JK dan UIBookFest

T: Bagaimana ceritanya sampai bisa sukses dengan kegiatan Ayo Dongeng Indonesia?
J: Alhamdulilah, semuanya karena passion… senang membaca dan senang bercerita… senang mendongeng untuk anak-anak juga… dan senang menyebarkan ilmu mengenai mendongeng… disitulah Ayo Dongeng Indonesia gw bikin… sebelumnya juga sudah bikin yang namanya Reading Bugs Indonesia…

T: Visi atau pencapaian ke depannya apa nih? untuk pribadi maupun pekerjaan
J: Mau lebih aktif lagi ngajar, nerbitin buku, dan bikin dunia dongeng lebih heboh lagi di Indonesia…

T: Bagaimana peran keluarga dalam karir Anda?
J: Sangat penting, karena semangat dan inspirasi itu datang tak jauh… datang dari keluarga sendiri

T: Siapa saja orang-orang yang menginspirasi Anda selama ini?
J: Pak Raden, Nyokap, Bokap, Istri dan Anak… Keluarga dan Teman2 juga

T: Tips atau pesan untuk mahasiswa JIP?
J: Tipsnya adalah… jangan diam, jadilah luar biasa… ingat aja, apa arti kita di hidup ini? jadi, berbuatlah..

Wawancara ini sangat menginspirasi bagi saya, rasanya seperti ditantang untuk “berbuatlah”. Satu konsep yang saya tangkap dari Aio bahwa seorang individu juga dapat memberikan “CSR” kepada masyarakatnya. Andai saja masing-masing warga negara Indonesia mau “berbuat” seberapa pun besarnya itu atau minimal tidak menjadikan dirinya part of problem untuk negara ini mungkin Nusantara akan berjaya.

Tidak heran kalau Aio pernah lalu lalang di media-media masa seperti acara Kick Andy dan koran Jakarta Post
http://m.thejakartapost.com/news/2013/01/18/ariyo-stories-empowerment.html. Pada tahun 2011 Aio juga menjadi Indonesia Young Change Maker dan diundang menjadi pendongeng dan pengisi workshop dongeng dari Indonesia di Festival Dongeng di Penang Malaysia. Sedikit bocoran, Aio berencana mengadakan sebuah Festival Dongeng tingkat Internasional pada tahun 2013 ini. Wah wah… Tertarik bergabung? silahkan saja hubungi Aio melalui @aiodongeng. Semoga bermanfaat